Nikah Massal 53 Pasangan, Pembuka Jamnas Sejak Hari Jumat
Gemuruh mesin boxer khas Volkswagen mulai terdengar di Kota Kediri sejak hari Jumat, menandai dimulainya rangkaian Jambore Nasional (Jamnas) Volkswagen Indonesia Association (VIA) ke-53 dengan Tema “Kediri Joyone VW” yang dipusatkan di GOR Joyoboyo. Para peserta yang datang lebih awal ini turut menjadi bagian dari momen istimewa: prosesi nikah massal 53 pasangan pengantin yang melangsungkan akad nikah di dalam 53 unit VW Kombi yang berjajar rapi di Jalan Stasiun. Momen sakral yang dipadukan dengan budaya otomotif klasik ini menjadi pembuka yang mengharukan sekaligus unik, menandakan bahwa Jamnas kali ini bukan sekadar ajang kumpul komunitas, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial yang bermakna bagi masyarakat Kediri.




Ribuan Peserta Membanjiri Kota Kediri
Memasuki hari Sabtu, 25 Juli 2026, arus kedatangan peserta semakin deras. Ribuan pecinta VW dari berbagai kota di Indonesia mulai memadati Kota Kediri, ada yang datang berombongan dalam konvoi panjang bersama klub asalnya, ada pula yang memilih berkendara sendirian menempuh perjalanan jauh demi bisa hadir di jambore tahunan ini. Deretan VW dari berbagai generasi dan tipe, mulai dari Beetle atau si “Kodok”, Kombi, Karmann Ghia, hingga Safari, memenuhi setiap sudut area venue, menciptakan pemandangan langka yang jarang bisa disaksikan di luar acara semacam ini. Suasana hari pertama ini semakin seru dengan eksebisi slalom yang menampilkan aksi memukau dari Eko Jagal dan Agung Nugroho menggunakan VW Beetle, memacu adrenalin sekaligus menghibur para penonton yang memadati pinggir lintasan.





VW Beetle 1303 Livery Herbie, Door Prize Paling Dinanti
Salah satu daya tarik yang paling dinanti adalah satu unit VW Beetle 1303 dengan livery Herbie yang mencolok, lengkap dengan nomor 53 dan garis merah-birunya yang ikonik. Mobil ini bukan sekadar pajangan, melainkan door prize istimewa yang diperebutkan para pengunjung. Caranya sederhana: setiap peserta yang membeli merchandise resmi berupa kaos event otomatis mendapat kesempatan untuk memenangkan mobil legendaris tersebut, membuat booth merchandise ramai diserbu sepanjang acara.

Booth Gratis untuk Klub-Klub Anggota VIA
Di sisi lain venue, klub-klub anggota Volkswagen Indonesia Association mendapat fasilitas booth gratis untuk unjuk gigi. Setiap klub memanfaatkan kesempatan ini dengan caranya masing-masing, ada yang memilih memajang koleksi VW terbaik anggotanya, ada yang berjualan merchandise khas klub, dan tidak sedikit pula yang mendekorasi booth dengan nuansa khas kota asal mereka, menjadikan area booth ini seperti etalase kebudayaan daerah dari Sabang sampai Merauke yang disatukan lewat kecintaan pada Volkswagen.







Kontes VW dan Lapak Sparepart di Dalam Venue
Memasuki bagian dalam GOR Joyoboyo, suasana kontes berlangsung lebih formal dan kompetitif. Unit-unit VW pilihan dipajang rapi untuk dinilai oleh dewan juri resmi dari VIA, yang akan menentukan pemenang di berbagai kategori kontes.













Sementara itu, di lorong-lorong GOR, lapak-lapak spare part dan aksesoris berjajar padat, menawarkan segala kebutuhan VW mulai dari suku cadang orisinal, aksesoris modifikasi, hingga mainan dan merchandise, menjadikan area ini surga belanja bagi para penggemar VW yang datang jauh-jauh ke Kediri.





Area Kemping, dari Peserta Lokal hingga Australia
Area luar GOR juga tak kalah semarak. Lapangan parkir venue disulap menjadi area kemping bagi peserta yang ingin menginap langsung di lokasi acara, dan jumlahnya ternyata sangat banyak. Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Karstan and Maxine sekeluarga warga negara Australia yang pernah tinggal di VW Kombi dan berkeliling Australia selama 4 tahun yang kini berdomisili di Lombok, hadir di Jambore Nasional Volkswagen Indonesia Association ke-53. Ia datang jauh-jauh ke Kediri mengendarai VW LT45, sebuah unit yang tergolong langka ex-OB Van TVRI, dan turut berkemah bersama peserta lain di lapangan parkir GOR Joyoboyo.




Sarasehan Nasional VIA: Membangun Keberlanjutan Organisasi
Sore harinya, VIA menggelar sarasehan di sebuah restoran seberang venue. Setiap klub yang hadir mengirimkan dua perwakilan untuk mengikuti forum ini, yang menjadi ajang diskusi dan silaturahmi antarpengurus klub se-Indonesia. Forum yang mengusung tema “Building Sustainable VIA” ini membahas empat isu utama, yaitu regenerasi kepemimpinan klub, penguatan komitmen organisasi, peningkatan profesionalisme tata kelola, serta perluasan kepedulian sosial VIA kepada masyarakat. Dari musyawarah tersebut, seluruh peserta sepakat menghasilkan lima keluaran resmi yang menjadi tradisi baru bagi organisasi, yaitu VIA Consensus 2026 sebagai arah kebijakan dan kesepahaman nasional, Kediri Declaration 2026 sebagai ikrar moral yang dibacakan bersama, VIA Commitment Wall berupa komitmen visual yang ditandatangani seluruh peserta, VIA Action Plan 2026-2027 sebagai rencana tindak lanjut hingga sarasehan berikutnya, serta VIA Heritage Book yang akan mendokumentasikan seluruh rangkaian dan hasil sarasehan sebagai arsip sejarah organisasi.







Pada intinya, hasil Sarasehan Nasional VIA 2026 di Kediri ini menegaskan komitmen bersama seluruh klub anggota untuk menjaga persaudaraan sebagai kekuatan utama organisasi, membangun regenerasi demi keberlanjutan lintas generasi, memperkuat konsistensi dalam melaksanakan keputusan organisasi, meningkatkan profesionalisme tata kelola dan penyelenggaraan Event Nasional, serta memperluas manfaat sosial VIA bagi masyarakat luas. Kesepakatan ini dirangkum dalam semangat “Driving Harmony, Embracing Humanity” dan nilai “FUN, UNITY, HARMONY”, yang akan menjadi pedoman bersama bagi Pengurus Nasional, Pengurus Korwil, dan seluruh klub VIA hingga Sarasehan Nasional berikutnya digelar. Usai sarasehan, acara dilanjutkan dengan makan malam bersama, mempererat kekeluargaan antarpeserta sebelum memasuki acara pembukaan resmi.









Pembukaan Resmi dan Hiburan Malam
Tepat pukul 19.00 WIB, Jamnas VW Indonesia ke-53 resmi dibuka oleh Ketua Umum VIA, Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna, dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia penyelenggara dari Kediri Volkswagen Club, serta doa bersama sebagai penutup rangkaian seremoni. Juga pembagian cinderamata dari panitia bagi klub yang hadir.







Malam itu semakin meriah dengan hiburan musik dari band tuan rumah yang membawakan lagu-lagu keroncong, disusul penampilan cover band Koesplus yang menghibur peserta hingga larut malam. Sepanjang rangkaian acara, duo MC Edi dan Eduw tak henti-hentinya menghidupkan suasana dengan gaya khas mereka, sekaligus membagikan berbagai hadiah dari para sponsor kepada peserta yang beruntung, membuat suasana venue semakin hangat dan penuh kejutan.









Hari Kedua: Pengumuman Pemenang Kontes Best of Class
Hari kedua diawali dengan senam pagi bersama dan hiburan musik yang kembali menghangatkan suasana venue. Para peserta masih terus beraktivitas di sekitar area GOR Joyoboyo, berbelanja di lapak-lapak spare part, mengobrol antar klub, hingga menikmati suasana kemping mereka. Puncak ketegangan datang saat pengumuman hasil kontes Best of Class mulai dibacakan satu per satu oleh dewan juri VIA. Menariknya, cukup banyak kelas yang akhirnya tidak melahirkan juara karena tidak ada peserta yang memenuhi standar penilaian, sementara sejumlah kelas lain berhasil menampilkan unit-unit terbaik yang layak menyandang gelar juara. Berikut hasil lengkap Best of Class Jamnas VW Indonesia ke-53:


Kategori Utama – Type 1
- Preserve Vintage Type 1: Tidak ada Juara
- Restored Vintage Type 1 (Up to 1967): Tidak ada Juara
- Restored Vintage Type 1 (1968 up): Tidak ada Juara
- Resto Custom Type 1: Achmad (No. Peserta 03), VW 1303, PA 1066 AR
- Custom Type 1: Anang Subhan (No. Peserta 06), VW 1302, D 1554 JO
Type 2
- Preserve Vintage Type 2: Tidak ada Juara
- Restored Vintage Type 2 (Up to 1972): Tidak ada Juara
- Restored Vintage Type 2 (1973–1979): Tidak ada Juara
- Resto Custom Type 2: Bambang Herjoewono (No. Peserta 05), Type 2 T2a Double Sliding, BM 1589 AW
- Custom Type 2: Dio Nilam (No. Peserta 18), Type 2 T2a, AB 1969 SS
Type 181
- Resto Custom Type 181: Sugeng R (No. Peserta 13), K 1546 PA
- Custom Type 181: Satrio Herlambang (No. Peserta 11), DK 905 CB
- Brasilian Bus: Tidak ada Juara
Lainnya
- Free for All: Tidak ada Juara
- Best Restoration: Smart VW (No. Peserta 19), Karmann Ghia Type 1
WaterCooled
- Water Cooled Sedan/Non Bus: Tidak ada Juara
- Water Cooled Bus: Tidak ada Juara
Kategori Tambahan
- Best Engine: Yulius Prabowo (No. Peserta 07), Type 1, G 1456 C
- Best Interior: Nanan Sukarna (No. Peserta 15), Type 1
- Best Paint: Smart VW (No. Peserta 19), Karmann Ghia Type 1
Usai pembacaan hasil kontes, suasana kian memuncak hingga akhirnya tiba momen yang paling dinanti: pengambilan undian untuk menentukan pemenang grand prize satu unit VW Beetle 1303 livery Herbie yang sejak awal dipajang sebagai daya tarik utama. Sorak sorai riuh pecah ketika nama pemenang door prize diumumkan, yakni peserta dari klub VW Blitar, yang membawa pulang mobil impian tersebut sebagai kenang-kenangan tak terlupakan dari Jamnas VW Indonesia ke-53.




Penutup: Kembali ke Kota Masing-Masing
Setelah rangkaian pengumuman dan hiburan usai, satu per satu peserta mulai berkemas dan kembali ke kota masing-masing, membawa cerita, kenangan, dan persaudaraan baru dari Jambore Nasional VW Indonesia ke-53 di Kota Kediri. Meski hanya berlangsung beberapa hari, gaung acara ini diyakini akan terus dikenang sebagai salah satu jambore VW terbesar dan paling berkesan yang pernah digelar di Jawa Timur.
