Saya menyukai VW sejak kecil, hal itu dipengaruhi oleh ayah saya. Mulai menulis dan fotografi dimulai pada akhir 90-an.
Awalnya senang memfoto VW dan posting di halaman pribadi saya. Hingga akhirnya Paul Cave mengajak saya untuk menjadi kontributor tentang VW & Porsche di Asia khususnya di Indonesia sejak tahun 2010 untuk majalah "Aircooled Classic VW & Porsche" (AUS), juga majalah VWKita (INA), Aircooledway (INA) hingga berkontribusi untuk Airmighty (NED).
Dengan pengalaman tersebut kemudian saya mulai mendirikan media online sendiri di Aircooled Syndicate.
Usia boleh bertambah, namun semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap Volkswagen klasik tetap menyala di tubuh Volkswagen Beetle Club (VBC). Memasuki usia ke-44 tahun, komunitas pecinta
Dari Jakarta, Surabaya, Bandung, hingga Yogyakarta, ID. Buzz terus melanjutkan perjalanannya di Indonesia lewat rangkaian pengalaman mobilitas listrik premium bertajuk “EVperience”. Melalui roadshow ini, Volkswagen
Di Indonesia, kita punya Jambore Nasional Volkswagen Indonesia Association ritual tahunan yang bukan sekadar kumpul mobil, tapi perayaan identitas. Di sebelah tenggara jauh dari Indonesia,
Di dunia Volkswagen aircooled, ada dua tipe mobil yang biasanya langsung mencuri perhatian. Yang pertama adalah mobil yang tampil ekstrem warna terang, stance super rendah,
Ada satu hal yang tidak pernah berubah dari dunia aircooled: perjalanan selalu lebih penting dari tujuan. Dan itulah yang terasa dalam touring santai Volkswagen Beetle
This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More