Workshop penanganan kebakaran pada VW
Banyak sekali dogma yang menginformasikan bahwa VW klasik merupakan kendaraan yang mudah terbakar. Hmm.., ada benarnya namun tidak benar juga. Mengapa?! Seperti kita ketahui, tidak ada kendaraan yang terhindar dari kebakaran apabila kita tidak merawatnya dengan baik., termasuk VW klasik yang kita kendarai.






Sehingga ada baiknya kita selau memeriksa aliran bahan bakar yang ada di kendaraan kita. Seperti memeriksa selang bahan bakar setiap tahun. Merk selang memberikan jaminan daya tahan selang bahan bakar masing-masing. Ada yang 2 tahun ada yang lebih dari 2 tahun. Namun, ada baiknya kita mengganti selang bahan bakar setiap satu atau dua tahun. Jangan sampai tidak, karena selang bahan bakar terbuat dari karet yang akan getas apabila terkena bahan bakar.
Apabila melakukan kaintenance/servis karburator, ketika melepas selang dari karburator, jangan tarik atau goyang-goyang selang. Itu akan menyebabkan nepel kuningan pada karburator lama kelamaan akan loncer dan dapat menyebabkan terlepas dari badan karburator. Sehingga dapat menyebabkan bocornya bahan bakar.
Periksa juga pompa bahan bakar, jika masih menggunakan pompa bahan bakar standar VW, posisi pompa bahan bakar bersebelahan dengan distributor pengapian bahkan dibawah karburator. Sehingga memudahkan terjadi kebakaran apabila pompa bensin terjadi kebocoran.
Mudah-mudahan VW klasik kita selalu terjaga kondisinya. Namun apabila nasib berkata lain, MVWT mengundang pemadam kebakaran yang memberikan workshop penanganan kebakaran pada VW Anda. Pada kesempatan ini VW Beetle Mas Joko Temanggung dihadirkan ke depan untuk menjadi contoh penanganan kebakaran. Namun dikarenakan Mas Joko tidak mau merelakan VW klasiknya untuk menjadi contoh kendaraan yang terbakar, akhirnya Tim Pemadam Kebakaran memberikan contoh penanganan kebakaran pada tong yang terisi bahan bakar.











