Dari “Drive Your VW Beetle to Work Day” Menjadi Perayaan VW Sedunia

Setiap tanggal 22 Juni, para pecinta VW di seluruh dunia memiliki satu alasan khusus untuk mengeluarkan Beetle kesayangannya dari garasi. Awalnya, perayaan ini dikenal sebagai “Drive Your VW Beetle to Work Day“, sebuah gerakan sederhana yang mengajak pemilik Beetle menggunakan mobilnya untuk berangkat bekerja. Gagasan tersebut berawal dari inisiatif penggemar VW asal Brasil, Alexander Gromow, yang pada tahun 1995 mendorong terbentuknya World Wide VW Beetle Day. Tanggal 22 Juni dipilih karena pada tanggal tersebut di tahun 1934, kontrak pengembangan Volkswagen yang dikerjakan oleh Ferdinand Porsche resmi ditandatangani. Sejak saat itu, jutaan pecinta VW di berbagai belahan dunia merayakan hari istimewa ini dengan berbagai kegiatan, mulai dari cruising, gathering hingga aksi sosial.
Inisiasi Awal Perayaan Hari VW Beetle Sedunia
Meskipun secara kalender internasional Hari VW Beetle Sedunia jatuh pada hari Senin, 22 Juni 2026, komunitas Volkswagen di Indonesia memilih untuk melakukan penyesuaian waktu pelaksanaan menjadi Minggu, 21 Juni 2026. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan teknis dan partisipasi anggota, mengingat sebagian besar peserta merupakan pekerja aktif yang lebih leluasa mengikuti kegiatan di akhir pekan. Dengan memindahkan agenda ke hari Minggu, antusiasme komunitas menjadi jauh lebih optimal, mulai dari persiapan kendaraan, pengaturan konvoi, hingga kehadiran peserta dari berbagai daerah yang membutuhkan waktu perjalanan lebih fleksibel. Hasilnya, momentum perayaan tidak hanya menjadi lebih inklusif, tetapi juga lebih hidup karena diikuti oleh lebih banyak Volkswagen lintas generasi dalam satu rangkaian kegiatan yang solid dan terkoordinasi.

Acara in merupakan acara rutin Garis Enterprise, Yang spesial tahun ini, Volkswagen Beetle Club dan Volkswagen Indonesia Association mengajak berkolaborasi. Dan Puji Tuhan berjalan dengan lancar. Harapannya kerjasama ini bikin semakin seru acara VW ke depannya.
Hari Bravo – Garis Enterprise
Di Jabodetabek, perayaan World Wide VW Beetle Day 2026 diprakarsai oleh Garis Enterprise yang kemudian berkolaborasi dengan Volkswagen Indonesia Association (VIA) dan Volkswagen Beetle Club Jakarta (VBC). Sinergi ini menjadi fondasi utama pelaksanaan kegiatan di ibu kota, dengan konsep touring, gathering. Serta penguatan nilai komunitas VW dari Volkswagen Indonesia Association (VIA) yang tidak hanya berfokus pada kendaraan, tetapi juga pada kebersamaan dan kepedulian sosial. Dari Jakarta inilah rangkaian kegiatan mulai digerakkan sebagai pusat koordinasi sebelum menyebar ke berbagai daerah lain di Indonesia.
Start Pagi di Rest Area KM 10 Jagorawi
Suasana pagi di Rest Area KM 10 Tol Jagorawi sudah mulai ramai sejak pukul 07.00 WIB. Satu per satu Volkswagen dari berbagai generasi mulai berdatangan. Rencana awal rombongan akan berangkat pukul 07.30 WIB menuju Artotel Pelangi Park, Gadog, Bogor. Namun seperti lazimnya touring komunitas, keberangkatan sedikit mundur karena masih ada beberapa peserta yang sedang dalam perjalanan menuju titik kumpul.









Yang menarik, walaupun momentum ini adalah Hari VW Beetle Sedunia, peserta yang hadir tidak hanya didominasi oleh Beetle. Mulai dari VW Type 1 Beetle dengan berbagai spesifikasi, VW Type 2 Kombi, VW Caravelle, VW Type 182 Safari, VW Golf, VW Type 3 Variant, hingga generasi masa depan Volkswagen, yaitu VW ID. Buzz, turut meramaikan konvoi. Sebuah pemandangan yang memperlihatkan bahwa semangat Volkswagen selalu melampaui batas generasi. Tercatat ada 46 unit VW Tipe 1 Beetle, 11 unit VW Tipe 2 (Kombi), 1 unit Caravelle, 1 unit VW Tipe 3, 2 unit VW Tipe 182 Safari dan 5 unit VW ID Buzz




Di Rest Area Sentul, antusiasme para pecinta Volkswagen juga terlihat begitu besar. Saat rombongan utama yang berangkat dari Rest Area KM 10 Jagorawi melintas, sejumlah VW yang sejak pagi telah berkumpul di kawasan Sentul spontan bergabung ke dalam konvoi. Momen tersebut seolah menjadi bukti bahwa semangat World Wide VW Beetle Day mampu menyatukan berbagai komunitas dan lintas generasi Volkswagen dalam satu iring-iringan. Kehadiran mereka pun semakin memperpanjang barisan konvoi, menciptakan pemandangan yang menarik di sepanjang perjalanan menuju Gadog, dengan deretan Volkswagen dari berbagai tipe bergerak bersama menuju lokasi acara.
Briefing, Doa Bersama dan Rolling Thunder ke Gadog
Sebelum mesin boxer mulai bernyanyi di jalan tol, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti briefing dan doa bersama yang dipimpin oleh Harry Bravo. Setelah itu, Ketua Umum Volkswagen Indonesia Association, Komjen Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna, memberikan sambutan singkat sebelum rombongan resmi diberangkatkan menuju Artotel Pelangi Park di Gadog, Bogor.

Sepanjang perjalanan, suasana touring berlangsung sangat cair. Kombinasi suara mesin boxer, deru Kombi, hingga dengungan elektrik ID. Buzz menjadi soundtrack tersendiri selama perjalanan. Beberapa sesi rolling shoot dan fotografi dilakukan baik di ruas tol maupun jalan arteri, menghasilkan momen-momen yang tentunya akan menjadi arsip berharga bagi para peserta.





