Air Cooled Syndicate
Events

Mencari Jalan Menuju Jalan Sesat di Volkswagen Lost in Paradise ke-6

Awal Perjalanan Kami

Saya, Eddie Krupal, dan Eduw memulai perjalanan menuju Pulau Bali untuk menghadiri Volkswagen Lost in Paradise yang ke-6. Perjalanan dimulai dari Bekasi pada Kamis dini hari. Saya terlebih dahulu menjemput Eddie beserta istri dan Eduw di Jatiwaringin, lalu dari sana kami langsung bergerak menuju Surabaya. Perjalanan sekitar 715 kilometer ini kami tempuh dengan tidak terlalu banyak berhenti. Berkendara sepanjang malam akhirnya membawa kami tiba di Surabaya sekitar pukul delapan pagi.

Menyelesaikan Trouble Knalpot

Surabaya menjadi tujuan pertama karena kami harus bertemu dan menjemput Roedito sebelum melanjutkan perjalanan bersama menuju Bali. Roedito sendiri sudah memulai perjalanannya sejak hari Selasa, dengan rute menuju Sragen, lalu berlanjut ke Surabaya. Namun setibanya di Surabaya, muncul sedikit masalah: knalpot mobil Roedito terlepas. Mau tidak mau perjalanan harus tertunda sejenak untuk membereskan masalah tersebut. Setelah knalpot berhasil diperbaiki, kami juga berkesempatan bertemu dengan Stevie dari Volkswise, workshop VW dan Porsche yang cukup dikenal di Surabaya. Setelah semuanya kembali siap, perjalanan panjang menuju Bali pun dimulai.

Istirahat di Baluran

Dari Surabaya kami bergerak melewati Waru, kemudian menyusuri jalur menuju Probolinggo, Situbondo, Baluran, hingga nantinya mencapai Banyuwangi. Perjalanan panjang mulai terasa melelahkan ketika kami memasuki kawasan sekitar Baluran. Kondisi fisik akhirnya membuat kami memutuskan untuk tidak memaksakan perjalanan. Setelah mencari beberapa penginapan antara Situbondo dan Baluran, kami menemukan sebuah guest house di kawasan Baluran dan memutuskan bermalam di sana. Istirahat malam itu menjadi kesempatan untuk mengembalikan tenaga sebelum kembali menghadapi perjalanan menuju ujung timur Pulau Jawa.

Mampir ke Taman Nasional Baluran

Pagi harinya, sebelum melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi, muncul ide untuk mampir sejenak ke kawasan Taman Nasional Baluran. Sayangnya, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan karena kawasan Baluran saat itu sedang ditutup untuk pengunjung. Kemungkinan kondisi kemarau dan vegetasi yang sangat kering membuat risiko kebakaran menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi. Karena tidak dapat masuk, kami akhirnya hanya berhenti dan berfoto sejenak di depan kawasan Baluran. Tidak lama kemudian, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Banyuwangi.

Merge Bersama Rombongan VW Bekasi

Dalam perjalanan menuju Banyuwangi, kami kemudian bertemu dengan rombongan VW dari Bekasi. Ada Nugroho, Pak Gede Alex, Iwan, Pak Riono, dan beberapa teman lainnya yang sama-sama sedang menuju Bali. Pertemuan di jalan seperti ini tentu menjadi bagian menarik dari sebuah perjalanan menuju acara Volkswagen. Kami kemudian bergabung, sempat berhenti bersama untuk berfoto sebelum memasuki Banyuwangi, lalu kembali bergerak menuju Pelabuhan Ketapang. Namun perjalanan menuju pelabuhan ternyata tidak semulus yang dibayangkan. Dari peta terlihat antrean kendaraan yang cukup panjang menuju kawasan pelabuhan, membuat perjalanan kami sempat terhambat. Setelah menunggu dan mencari akses menuju pelabuhan, akhirnya kami berhasil masuk dan menaiki ferry untuk menyeberang ke Pulau Bali.

Menjejakan Ban di Pulau Bali

Setibanya di Bali, kami memilih beristirahat sejenak sambil makan siang sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Tabanan. Di tengah perjalanan, sekitar satu setengah jam sebelum mencapai Tabanan, kami kembali berhenti di sebuah tempat dengan pemandangan pantai yang indah. Saat yang lain beristirahat, saya justru tertarik dengan sebuah bukit di seberang restoran tempat kami berhenti. Di sana terlihat beberapa ekor sapi sedang digembalakan oleh warga setempat. Pemandangannya terlalu menarik untuk dilewatkan begitu saja, sehingga saya membawa VW Beetle milik Roedito ke area tersebut untuk mengambil beberapa foto dengan latar alam Bali.

Next Chapter On The Way

Setelah sesi foto singkat itu, perjalanan kembali dilanjutkan. Matahari mulai turun dan perjalanan panjang sejak Bekasi, Surabaya, Baluran, Banyuwangi hingga menyeberangi Selat Bali mulai benar-benar terasa. Sekitar pukul tujuh malam, akhirnya kami tiba di Tabanan dan melakukan check-in di hotel. Setelah perjalanan darat ratusan kilometer, masalah knalpot, bermalam di Baluran, bertemu rombongan VW Bekasi, antre di Ketapang hingga menyeberang menggunakan ferry, akhirnya kami sampai di tempat tujuan. Namun Tabanan bukanlah akhir dari cerita perjalanan ini, karena tujuan utama kami, Volkswagen Lost in Paradise #6, justru baru akan dimulai.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Language ยป