Sabtu, 13 September 2025 Terror Garage kedatangan tamu dari Jerman dan Amerika Serikat. Tamu tersebut bukanlah tamu sembrangan, mereka adalah Frank Hebmüller cucu dari Joseph Hebmüller, ia adalah seorang pendiri coachbuiler ternama Hebmüller Sons dan juga Steve Dressler ia adalah seorang Hebmüller Hunter yang telah mulai mencari Hebmüller sejak tahun 90-an.
Sejarah Hebmüller
Hebmüller lahir di Jerman tahun 1889, awalnya cuma bikin kereta kuda dan bodi kendaraan komersial. Lama-lama mereka naik level, mulai bikin bodi mobil mewah dan limusin custom buat brand-brand besar. Dari situ nama Hebmüller mulai dikenal sebagai coachbuilder yang jago bikin mobil beda dari yang lain.
Masuk era 1930-an, mereka udah ngerjain banyak proyek keren bareng Daimler, Buick, Chrysler, sampai Fiat. Tapi sayangnya, Perang Dunia II bikin semua itu berantakan. Pabrik mereka sempet dibom, produksi mobil sipil berhenti, dan terpaksa banting setir bikin kendaraan militer.


Setelah perang selesai, Hebmüller coba bangkit lagi. Dan di sinilah momen pentingnya: tahun 1948 Volkswagen memberikan kepercayaan besar untuk membuat desain VW 2-seater convertible. Selain itu, mereka juga bikin varian khusus buat mobil polisi. Kerja sama ini jadi tonggak bersejarah karena dari sinilah lahir salah satu VW klasik paling ikonik.

(*Photo property Hebmüller)

(*Photo property Hebmüller)
Antara 1949–1950, sekitar 675 unit convertible Hebmüller yang kita kenal dengan tipe 14A dan 275 unit mobil polisi (tipe 18A) berhasil keluar dari pabrik Hebmüller. Desainnya beda total, elegan, sporty, tapi tetap punya jiwa Beetle. Sampai sekarang, Hebmüller convertible jadi salah satu VW langka yang diburu kolektor di seluruh dunia.
Sayangnya, nasib berkata lain. Tahun 1949 pabrik mereka kebakaran besar, yang membuat produksi terganggu parah. Ditambah masalah finansial, Hebmüller akhirnya harus menyerah dan bangkrut di tahun 1952. Walau sebentar, jejak mereka bareng Volkswagen tetap hidup sampai sekarang menjadi bagian penting dari sejarah aircooled yang tidak akan dilupakan.

(*Photo property Hebmüller)
Hebmüller Terror Garage
Seperti kita ketahui Terror Garage memiliki beberapa unit Hebmüller, salah duanya adalah nomor 006 dan 725. Lho kok 725?!! Kan Hebmüller hanya memproduksi 696 unit saja?! Nah betul sekali, jadi begini… (kita nyeduh kopi dulu).
The Oldest
Sementara nyeduh kopi, kita bahas dulu Hebmüller Terror Garage nomor 14-00006 dengan nomor chassis 1-0103325 dan nomor mesin 1-0375712. Hebmüller tahun 1949 ini merupakan Hebmüller pertama yang dikoleksi oleh Terror Garage, didapat pada tahun 2008.
Ini merupakan produksi awal Hebmüller, dan ini termasuk salah satu Hebmüller tertua yang ditemukan. Dan ini merupakan salah satu dari 25 unit Hebmüller pra-produksi di bulan Juni 1949. Dan ditemukan utuh, mulai dari nomor bodi, nomor mesin dan nomor chassis yang cocok dan lengkap.















Hebmüller ini memiliki 2 tempat duduk bahan interior aslinya menggunakan bahan kulit, namun ketika direstorasi Terror Garage memilih bahan kain untuk interiornya. Pada saat ditemukan Hebmüller ini berwarna merah, lalu di restorasi kembali oleh Terror Garage menjadi warna aslinya two tone hitam dan merah.
Detil dari Hebmüller lainnya adalah dashboard split beetle, kemudian tabung air berbentuk curve/melengkung, kotak sein semapur terbuka dibagian dalamnya dan taukah kalian yang utama adalah kap mesin ini aslinya terdapat sambungan las-lasan 3 potong plat!
Ada apa dengan kap mesin?!!
Pada dasarnya, Hebmüller itu adalah VW Tipe 1 Split Window tahun 1949. Saat itu VW bekerjasama dengan Hebmüller untuk membuat VW Kabriolet/Convertible. Hebmüller tidak membangun VW tersebut secara full. Mereka hanya memodifikasi atau custom VW Tipe 1 untuk dijadikan VW Hebmüller. dan VW mengirim sejumlah unit utuh VW Tipe 1 ke Hebmüller.

Lalu oleh Hebmüller dimodifikasi dengan memotong 1/3 bagian belakang bodi dan digantikan dengan menutup mulai dari bagian bangku belakang hingga kap mesin. Pada saat itu anak-anak muda kreatif di Hebmüller belumlah memiliki alat press bodi pada umumnya dimiliki oleh pabrik-pabrik besar. Sehingga mereka merakit dan mengelas beberapa bagian plat menjadi kap mesin yang hampir mirip dengan bagasi depan. Disitulah ditemukan bahwa Hebmüller nomor 14-00006 ini merupakan salah satu Hebmüller dengan kap mesin yang masih dibuat manual.
The Black Beauty
Nah kopi sudah jadi, sebelum mulai dingin kita bahas Hebmüller nomor 14-00725.
Ya betul, produksi terakhir Hebmüller itu 696 unit. Kemudian pada saat pabrik Hebmüller terbakar itu telah diproduksi sebanyak 675 unit Hebmüller. Pada saat kejadian kebakaran beberapa unit bodi Hebmüller berhasil diselamatkan. Namun bodi Hebmüller tersebut sudah memiliki nomor bodi lebih dari 700 unit. Itulah mengapa jumlah dari Hebmüller yang pernah diproduksi sebanyak 696 unit terdapat nomor 725.
Salah satunya adalah nomor 14-00725 milik Terror Garage. Beberapa unit pasca kebakaran merupakan unit yang berbeda dengan unit lainnya yang telah diproduksi sebelum terjadinya kebakaran di workshop Hebmüller. Beberapa unit bodi Hebmüller yang berhasil diselamatkan merupakan unit terakhir dari produksi Hebmüller.
Dikarenakan tidak ada tempat untuk melanjutkan produksi Hebmüller, unit-unit tersebut dikirim ke coachbuilder ternama lainnya yang dikenal dengan nama Karmann Karosserie. Sebuah workshop yang saat ini dikenal dengan VW Karmann Ghianya di Osnabrück.














Jadi perakitan sisa unit ini dikerjakan dengan bantuan Karmann Karosserie. Sehingga beberapa unit terakhir ini pun merupakan unit yang antik dan rare, karena hanya ada beberapa unit VW Hebmüller yang dibangun oleh Karmann Karosserie.
Detil dari unit ini kurang lebih sama dengan unit 14-00006, di repaint berwarna hitam mengikuti aslinya menggunakan interior kulit, dashboard vw tipe 1. Dan ada perbedaan dengan kotak sein semapur kali ini tertutup dibagian dalamnya, bentuk tabung air flat.
Dan kap mesin unit ini telah menggunakan mesin press bodi terlihat pada saat restorasi kap mesin tidak ada sambungan las-lasan dan terlihat adanya lubang hasil press yang berguna sebagai pembuangan udara pada saat press panel agar dapat membentuk dengan sempurna.
The Mobs
Pada kesempatan ini kedatangan Frank Hebmüller dan Steve Dressler ini merupakan pertama kalinya mereka melihat unit 14-00725 ini. Pada awalnya mereka berencana melihat unit Hebmüller di Hongkong. Namun akhirnya atas beberapa pertimbangan mereka akhirnya mengunjungi Terror Garage di Bandung Indonesia. Frank pun sekalian mengajak istrinya berlibur di Indonesia.
Untuk unit 14-00725 rakitan tahun 1952 ini ada hal yang unik, inilah yang membuat mereka memilih hadir ke Terror Garage di Bandung. Ada beberapa detil yang belum pernah di cek dan bahkan diketahui oleh Terror Garage Sendiri. Yaitu keberadaan nomor rangka dari bodi nomor 14-00725 ini yang terdata di Hebmüller.
Mereka ingin memastikan bahwa unit 14-00725 in merupakan unit utuh dan semuanya akur dari produksi Hebmüller.
Lalu mengapa tidak mengirimkan saja datanya ke Terror Garage untuk diperiksa?!
Nah mereka sengaja tidak pernah mengeluarkan data lengkap online untuk unit yang belum diregistrasikan seperti unit-unit VW lainnya seperti di website The Samba atau kita mengirimkan data nomor rangka dan mesin ke Stiftung VW Museum dan membayar beberapa ratus euro untuk mendapatkan detil dari unit VW kita.




Karena para builder mungkin akan melakukan “cheat” pada unit Hebmüller nya agar menjadi sama dengan data dari pabrik Hebmüller. Sehingga unit tersebut tidaklah otentik seperti aslinya.
Detil otentik pada unit 14-00725 adalah dengan nomor bodi yang terdapat di tempat yang bukan pada semestinya (dibawah jok belakang). Nomor tersebut terdapat di bawah tongkat persneling. Karena untuk VW Tipe1 standar dahulu itu tidaklah memiliki/dipasang karpet. Sehingga penempatan nomor rangka diketrik di bawah/samping tongkat persneling.
Hingga akhirnya data yang dibawa oleh Frank Hebmüller dan Steve Dressler dicocokan dengan unit Hebmüller milik Terror Garage. Dan hasilnya…, semua cocok!!
Itulah mengapa beberapa hari sebelumnya Terror Garage melakukan sidak pada unit Hebmüller-nya didampingi oleh Frank dan Steve di Workshop Terror Garage.
The Meet-Up
Keesokan harinya Terror Garage melakukan meetup bersama Frank Hebmüller dan Steve Dressler di Masagi Koffee. Disana mereka berbagi informasi seputaran Hebmüller sambil melihat koleksi-koleksi VW dari para penggemar VW di sekitaran Bandung, Indonesia.
Acara santai yang diinisiasi oleh Terror Garage ini berhasil membuat para penggemar VW disekitaran Bandung untuk menghadirinya. Hidangan dari Masagi Koffee di taman, menambah kehangatan mereka di pagi hari yang cerah.
Acara berlangsung hingga tengah hari, hingga akhirnya para peserta bubar dan menurut informasi beberapa hari kemudian Steve kembali ke Amerika Serikat dan Frank beserta istri melakukan liburan di Bali.
Selamat menikmati liburan di Indonesia.













































The Other Secret?!
Ada apa dengan rahasia lainnya?
Sampai jumpa dilain kesempatan.
