
Setiap tanggal 22 Juni, jutaan pecinta Volkswagen di seluruh dunia memiliki alasan khusus untuk mengeluarkan Beetle kesayangannya dari garasi. Di berbagai negara, para penggemar Volkswagen merayakannya dengan touring, gathering, aksi sosial, hingga sekadar menggunakan Beetle mereka untuk berangkat bekerja. Hari tersebut dikenal sebagai World Wide VW Beetle Day atau Hari VW Beetle Sedunia. Namun di balik perayaan global yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade ini, ternyata masih banyak anggota komunitas Volkswagen yang belum mengenal sosok yang berjasa besar dalam menciptakannya, yaitu Alexander Gromow.
Siapa Alexander Gromow?
Alexander Gromow lahir di Jerman pada tahun 1947, namun kemudian menetap dan beraktivitas di Brasil. Berprofesi sebagai seorang insinyur, Gromow dikenal sebagai salah satu pakar sejarah Volkswagen paling disegani, khususnya untuk model-model Volkswagen bermesin boxer aircooled.

Kecintaannya terhadap Volkswagen tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan komunitas, tetapi juga melalui berbagai publikasi dan penelitian sejarah. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Fusca Clube do Brasil , salah satu klub Volkswagen terbesar di Brasil, serta menulis berbagai buku dan artikel tentang Volkswagen. Salah satu bukunya yang cukup dikenal adalah Eu Amo Fusca (Saya Mencintai Fusca).
Selain aktif menulis untuk bulletin klub, tulisannya juga banyak dipublikasikan di media internasional. Selama puluhan tahun, Gromow telah mendedikasikan hidupnya untuk menjaga sejarah dan budaya Volkswagen agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Lahirnya Gagasan Hari VW Beetle Sedunia
Tidak banyak yang mengetahui bahwa lahirnya World Wide VW Beetle Day bukanlah sesuatu yang terjadi secara instan. Gagasan ini merupakan hasil kerja keras selama bertahun-tahun yang melibatkan berbagai klub Volkswagen dari banyak negara.
Menariknya, semua proses tersebut dilakukan pada masa ketika internet belum mudah diakses oleh masyarakat umum seperti sekarang. Pada awal 1990-an, Alexander Gromow mulai menyebarkan ide mengenai perlunya sebuah hari khusus untuk merayakan Volkswagen Beetle secara global.
Melalui surat-menyurat dan bulletin resmi milik Fusca Clube do Brasil yang bernama “A Bananinha”, diambil dari julukan lampu sein model semaphore pada Volkswagen generasi awal, Gromow mulai mengkomunikasikan gagasan tersebut kepada komunitas Volkswagen di berbagai belahan dunia.
Melalui proses diskusi panjang, akhirnya disepakati bahwa tanggal 22 Juni menjadi hari yang paling tepat untuk diperingati sebagai Hari VW Beetle Sedunia.















Mengapa Dipilih Tanggal 22 Juni?
Pemilihan tanggal 22 Juni bukanlah tanpa alasan. Berdasarkan Deklarasi Bad Camberg yang dibagikan pada 24 Juni 1995, tanggal tersebut dipilih karena pada 22 Juni 1934 ditandatangani kontrak antara Asosiasi Industri Otomotif Nasional Jerman dengan Dr. Ferdinand Porsche.
Melalui kontrak tersebut, Ferdinand Porsche resmi ditugaskan untuk mengembangkan mobil rakyat Jerman yang kemudian berkembang menjadi Volkswagen Beetle. Banyak penggemar Volkswagen menganggap tanggal tersebut sebagai titik awal lahirnya kisah sukses Beetle yang kemudian menjadi salah satu mobil paling berpengaruh sepanjang sejarah otomotif dunia.
Selain alasan historis, bulan Juni juga dipilih karena kondisi cuaca yang relatif bersahabat, baik di belahan bumi utara maupun selatan, sehingga memungkinkan komunitas Volkswagen di seluruh dunia untuk turut merayakannya secara bersamaan.
Deklarasi Bersejarah di Bad Camberg 1995
Setelah melalui proses panjang, gagasan tersebut akhirnya secara resmi dideklarasikan pada acara 5th International Meeting of Vintage Volkswagen di Bad Camberg, Jerman, pada tahun 1995.
Deklarasi tersebut ditandatangani oleh tiga tokoh penting dunia Volkswagen:
- Dr. Bernd Wiersch, kurator AutoMuseum Volkswagen Wolfsburg.
- Heinz Willy Lottermann, kolektor senior Volkswagen dan penyelenggara acara Bad Camberg.
- Alexander Gromow, pencetus World Wide VW Beetle Day.
Dokumen berjudul June, 22 – World-Wide Day of the VW-Beetle kemudian didistribusikan kepada peserta acara yang berasal dari lima benua. Seiring berjalannya waktu, deklarasi ini diterjemahkan ke berbagai bahasa, termasuk bahasa Prancis, Yunani, Jepang, hingga Mandarin, dan dipublikasikan di berbagai situs Volkswagen di seluruh dunia.
Sejak saat itulah World Wide VW Beetle Day resmi menjadi milik seluruh komunitas Volkswagen dunia.
Dari World Wide VW Beetle Day Menjadi “Drive Your VW Beetle to Work Day”
Seiring semakin luasnya perayaan ini, muncullah sebuah konsep sederhana namun sangat efektif untuk mempopulerkan Hari VW Beetle Sedunia, yaitu “Drive Your VW Beetle to Work Day”.
Konsepnya sangat sederhana: pada tanggal 22 Juni, seluruh pemilik Volkswagen Beetle diajak untuk menggunakan mobil mereka dalam aktivitas sehari-hari, khususnya untuk pergi bekerja. Di Amerika Serikat, gerakan ini bahkan mendapatkan dukungan dari majalah Volkswagen Trends.

Tujuannya bukan sekadar berkendara, tetapi juga memperlihatkan kepada masyarakat bahwa Volkswagen Beetle masih hidup, masih digunakan, dan tetap dicintai oleh jutaan orang di seluruh dunia.
Bagi sebagian orang, ini berarti mengeluarkan Beetle mereka dari garasi untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Bagi yang sehari-hari memang menggunakan Beetle, momentum ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa mobil klasik tetap dapat digunakan secara aktif.
Sebuah Perayaan yang Demokratis
Salah satu hal yang membuat World Wide VW Beetle Day begitu istimewa adalah sifatnya yang sangat demokratis. Tidak ada aturan baku, tidak ada kewajiban mengikuti event tertentu, dan tidak ada batasan klub.
Seseorang dapat merayakannya dengan mengikuti gathering besar, touring bersama komunitas, melakukan kegiatan sosial, atau cukup dengan mengendarai Beetle menuju kantor sambil memasang poster peringatan di kaca samping mobil.
Karena pada dasarnya, esensi dari World Wide VW Beetle Day adalah menghadirkan Volkswagen Beetle kembali ke jalan raya dan mengingatkan dunia bahwa mobil sederhana ini telah berhasil menyatukan jutaan orang lintas negara, budaya, bahasa, dan generasi.







Drive Your Volkswagen Beetle to Work di Indonesia
Semangat yang Terus Dijaga Hingga Hari Ini
Hingga saat ini, Alexander Gromow masih terus aktif menyebarkan sejarah dan filosofi World Wide VW Beetle Day. Menurutnya, meskipun perayaan ini telah dikenal secara global, masih banyak wilayah dan komunitas Volkswagen yang belum mengetahui asal-usul serta makna sesungguhnya di balik Hari VW Beetle Sedunia.
Melalui berbagai seminar, artikel, dan presentasi yang ia lakukan di berbagai negara, Gromow terus mengajak para pecinta Volkswagen untuk tidak hanya merayakan, tetapi juga memahami sejarah panjang di balik lahirnya salah satu perayaan komunitas otomotif terbesar di dunia.
Karena pada akhirnya, World Wide VW Beetle Day bukan hanya tentang sebuah mobil. Ini adalah tentang persahabatan, sejarah, kecintaan, dan semangat kebersamaan yang telah dipertahankan selama lebih dari 30 tahun.
The union makes the force. Persatuan adalah kekuatan. Dan Volkswagen Beetle telah membuktikannya kepada dunia.

