Air Cooled Syndicate
Events

Kodok Klasik Serbu Sarinah: VBC x Sarinah “Pagi-Pagi Party” Bikin Thamrin Berwarna-Warni

Sabtu pagi, 12 Juli 2026, Jl. M.H. Thamrin agak beda dari biasanya. Bukan macet yang bikin orang noleh, tapi barisan Volkswagen Beetle warna-warni yang parkir cakep di halaman Sarinah. Yes, Sarinah, gedung pencakar langit pertama Jakarta yang umurnya aja udah jauh lebih senior dari kebanyakan tongkrongan otomotif sekarang. Jam 07.00 pagi, dua legenda kota akhirnya ketemu lagi: Sarinah, saksi bisu perbelanjaan modern Indonesia, sama Volkswagen Beetle Club (VBC), klub kodok tertua kedua di Jakarta yang udah jalan sejak 1982.

Acaranya dikasih nama “Pagi-Pagi Party”, dan ini jelas bukan kopdar biasa. Ini reuni dua ikon kota yang sama-sama udah jadi “monumen hidup”, satu gedung, satu mobil. Hasilnya gimana? Rame banget, lebih dari 500 orang tumpah ruah, mulai dari peserta kontes, anggota klub se-Jabodetabek (JABODETABEKBAN), sampai orang-orang Sarinah yang kebetulan lewat terus ikutan nongkrong.

Dibuka Ketua, Ditutup Disco

Acara dibuka sama Ketua Umum VBC, Yohanes Da Silva, didampingi Ketua Harian Abi Subaya. Tapi jangan bayangin acaranya kaku, ini justru pesta rakyat ala aircooled. Selain kodok-kodok kinclong pamer diri di kontes mobil, ada juga kontes foto dan bazaar UMKM, bukti kalau komunitas otomotif itu beneran gerakin ekonomi: bengkel, suku cadang, montir, sampai pelaku UMKM ikut kecipratan rezeki dari deru mesin boxer 4-silinder.

Yang bikin makin asik, DJ legendaris era 70-an, DJ Perry, naik panggung bawain lagu-lagu disco klasik 80-an. Namanya juga Beetle, ya harus joget di parkiran dong. Dan itu beneran kejadian. Kaca depan mengkilap, knalpot berdenging pelan, pengunjung asik goyang diiringi lagu-lagu yang jadi soundtrack zaman Sarinah dan VW sama-sama masih muda dulu.

Bukan Reuni Pertama: Ada Jejak “Sarinah Never Sleep” 2014

Buat member senior VBC, momen ini pasti berasa déjà vu, dan emang bener. 12 tahun lalu, tepatnya 2014, VBC udah lebih dulu kolaborasi bareng Sarinah lewat kegiatan rutin bertajuk “Sarinah Never Sleep”. Sekarang, setelah 12 tahun, kolaborasi ini nyambung lagi lewat “Pagi-Pagi Party”, bukti kalau hubungan dua ikon Jakarta ini bukan proyek numpang lewat, tapi silaturahmi yang beneran dijaga lintas generasi.

Kalau dulu “Sarinah Never Sleep” ngerayain Sarinah yang nggak pernah tidur, hidup 24 jam nonstop, sekarang “Pagi-Pagi Party” justru balik arah: ngerayain pagi hari, energi baru, dan wajah-wajah muda yang mulai jatuh cinta sama kodok tua. Dua acara, beda nama, tapi satu semangat: Sarinah dan VBC, dua legenda yang saling ngidupin.

Bukan Cuma Nostalgia, Ini Soal Silaturahmi Lintas Generasi

Kehadiran penggemar VW senior juga nambah bobot acara ini. Ada Bambang Soesatyo, Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia yang juga anggota VBC. Ada juga Nanan Soekarna, Ketua Volkswagen Indonesia Association, payung besar buat semua klub Volkswagen se-Indonesia.

Ini bukti kalau komunitas kodok itu bukan cuma soal mobil tua yang dipoles kinclong. Ini soal cerita yang terus dilanjutin, gimana anak muda sekarang dikenalin sama dua warisan Jakarta yang sama-sama udah puluhan tahun umurnya, tapi tetep relevan dan tetep dicintai sampai sekarang.

Pemenang Kontes Foto

Berdasarkan hasil pooling dari pengunjung, ini dia tiga besar jawara kontes foto:

  1. Rendy Wirana
  2. Agus Sutanto
  3. Diko Handono

Selamat buat para pemenang, jepretan kalian resmi jadi bagian dari sejarah kecil pertemuan dua ikon Jakarta ini.

Penutup: One Love, One Soul, Many Beetles

Acara ditutup dengan pengumuman hasil kontes mobil, disambut tepuk tangan dan tentu aja, klakson khas kodok yang saling bersahutan. VBC x Sarinah “Pagi-Pagi Party” buktiin kalau aircooled bukan cuma soal mesin di belakang, tapi soal komunitas yang terus hidup, terus gerak, dan ngerangkul siapa aja, dari kolektor senior sampai anak muda yang baru pertama kali liat Beetle ngejreng warna-warni berjajar di depan Sarinah.

Sesuai slogan mereka: One Love, One Soul, Many Beetles.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Language »