Scooter Art Space
Scooter Art Space hadir sebagai ruang ekspresi visual yang menyatukan dunia otomotif dengan jiwa seni jalanan. Di zona ini, para seniman, ilustrator, dan kreator lokal diberikan panggung untuk menuangkan ide dan gaya mereka ke dalam medium yang terinspirasi dari skuter klasik dan budaya modifikasi. Mulai dari karya lukis, instalasi 3D, hingga desain merchandise, semuanya menyuarakan semangat kebebasan, kebudayaan urban, dan identitas komunitas.
Area ini bukan hanya sekadar galeri diam, tapi ruang hidup yang terus berkembang selama event berlangsung. Pengunjung bisa melihat langsung proses kreatif para seniman, ikut berinteraksi, bahkan terlibat dalam aktivitas mural atau custom art. Semua dikemas dengan atmosfer yang santai, penuh warna, dan terasa sangat dekat dengan akar komunitas.
Scooter Art Space menjadi bukti bahwa skena roda dua tak melulu soal mesin dan performa, tapi juga tentang seni, gaya, dan cara melihat dunia. Ini adalah ruang di mana dua dunia — otomotif dan art culture — saling bertemu dan melebur dalam satu frekuensi yang sama.





Satu sudut area ini mencuri perhatian: barisan BMX Old School yang sangat langka dan autentik. Deretan sepeda ini bukan sekadar display, tapi bagian dari perjalanan sejarah gaya hidup anak jalanan era ’80–’90an yang kini kembali mendapat tempat di hati para kolektor dan penggemar vintage.
Setiap unit BMX yang ditampilkan membawa karakter unik — mulai dari frame model lama, handle tinggi, pelek spoke jadul, hingga stiker-stiker original yang jadi identitas masa lampau. Sepeda-sepeda ini disusun dengan apik, berdampingan dengan artwork bertema skena urban dan scooter klasik, menciptakan atmosfer yang membaur antara seni, nostalgia, dan passion kolektif.
Kehadiran BMX Old School di Scooter Art Space menjadi simbol bagaimana JVWF merangkul lebih dari sekadar dunia VW. Ini adalah perayaan gaya hidup lintas generasi — tempat di mana para penikmat roda dua, pecinta seni jalanan, dan kolektor barang klasik bisa saling berbagi ruang, cerita, dan inspirasi.

