JVWF Opening Ceremony & Gala Dinner
Opening Ceremony JVWF 2025 dilaksanakan disore hari pun menjadi momen simbolis yang membuka secara resmi gelaran akbar komunitas VW tahunan ini. Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Umum VW Club Yogyakarta (VCY), Rahardyan Nugroho Ady, yang menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta, komunitas, serta pihak pendukung yang telah setia menjaga semangat kebersamaan dalam dunia aircooled.

Rangkaian pembukaan ini diselingi dengan pertunjukan tarian tradisional khas Nusantara, menghadirkan sentuhan seni budaya yang memperkuat identitas lokal dari festival berskala internasional ini. Perpaduan antara semangat otomotif dan budaya lokal membuat JVWF 2025 bukan hanya ajang pamer mobil, tapi perayaan kebersamaan yang menjunjung tinggi akar tradisi dan nilai kekeluargaan.

Dilanjutkan oleh sambutan hangat dari Ketua Umum Volkswagen Indonesia Association (VIA), Komjen. Pol. (Purn.) Nanan Soekarna, yang menekankan pentingnya JVWF sebagai ruang silaturahmi nasional dan ajang apresiasi budaya modifikasi serta orisinalitas khas dunia VW. Kehadiran Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D, juga menjadi bukti nyata bahwa JVWF bukan sekadar acara komunitas, tapi bagian dari dinamika budaya dan edukasi di Yogyakarta.


Setelah melakukan opening ceremony, acara berlanjut ke Gala Dinner yang berlangsung hangat dan penuh rasa kebersamaan. Diiringi suguhan musik akustik dan suasana khas Yogyakarta, gala dinner menjadi ajang silaturahmi lintas generasi — dari kolektor VW klasik, kreator muda, hingga perwakilan internasional. Di meja-meja makan, diskusi hangat soal mobil, perjalanan, dan mimpi masa depan pun mengalir tanpa batas. Inilah JVWF, di mana cerita dibangun bukan hanya dari mesin dan desain, tapi dari pertemuan manusia yang memiliki kecintaan yang sama.
Pada saat gala dinner pun, Andrew Nasuri, Director Indomobil Group memberikan sambutan, “Partisipasi kami di JVWF 2025 merupakan bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang Volkswagen, sekaligus komitmen kami untuk menjaga warisan tersebut tetap hidup dan relevan…”.

Partisipasi Volkswagen Indonesia di JVWF 2025 tidak hanya menghadirkan teknologi kendaraan terbaru, tetapi juga membuka babak baru kolaborasi lintas sektor. Tahun ini, VW resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF) sebagai upaya mendorong sinergi antara industri otomotif dan sektor kreatif nasional. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata bagaimana inovasi mobilitas dapat berjalan seiring dengan ekspresi budaya dan karya anak bangsa.

Sebagai bentuk konkret dari kerja sama tersebut, Volkswagen menggandeng dua IP lokal berbasis karakter dan street culture, yaitu Tabe Thay dan Tenka Street, untuk menciptakan karya seni langsung di atas media yang tidak biasa: ID. BUZZ. Proses live painting ini bukan hanya atraksi visual, tapi bentuk penghargaan terhadap potensi seniman lokal dalam menghadirkan warna dan cerita pada kendaraan masa depan. Untuk pertama kalinya, ID. BUZZ menjadi kanvas berjalan yang menyuarakan gaya, identitas, dan imajinasi khas generasi kreatif Indonesia.
Proyek ini akan menjadi bagian dari rangkaian perjalanan kreatif ID. BUZZ, yang selanjutnya ditampilkan di GIIAS 2025 yang saat ini sedang berlangsung sebagai simbol kolaborasi antarindustri. Lewat aksi ini, Volkswagen menunjukkan bahwa mobil bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga ruang ekspresi, kolaborasi lintas disiplin, dan refleksi budaya zaman.


