Kalau Touring Nggak Drama, Rasanya Hampa
Di sekitar KM 300-an, aroma bensin mulai nyamber dari salah satu VW di rombongan. Awalnya dikira cuma rembes biasa, tapi lama-lama indikator bensin turun drastis. Feeling mulai nggak enak, dan ternyata bener—tangki bocor, bray.



Kita minggir, lalu mulai perbaikan darurat. Satu orang alias mang Atep sibuk nambal tangki, yang lain ya… klasik lah, ngopi, becanda, sambil pantau situasi. Meski cuma satu yang kerja, tapi semua hadir dan support. Nggak harus semua turun tangan, yang penting suasana tetap hidup.





Belum selesai juga, Banci Bening Bermartabat alias tunggangan Yogi ikutan drama. Starternya ngadat pas habis isi bensin. Tapi langsung ditangani, dan dalam waktu singkat bisa nyala lagi.
Sekitar 30 menit berhenti, semua beres, kita lanjut rolling menuju Semarang. Cerita makin banyak, dan badan makin lengket keringat.
